free hit counter code Meet Lame - GoBooks - Download Free Book
Ads Banner
Hot Best Seller

Meet Lame

Availability: Ready to download

Dear all, Saat ini, aku sedang terlibat perasaan dengan dua orang cowok sekaligus. JANIEL... Bahkan sampai detik ini pun, Janiel masih belum ada tanda-tanda ngeh mengenai betapa patah hatinya aku karenanya. Yah, aku memang nggak ada rencana untuk memberi tahu sih—buat apa juga? Memangnya situasi bakal berubah? Memangnya Janiel punya perasaan terpendam juga padaku sehingga per Dear all, Saat ini, aku sedang terlibat perasaan dengan dua orang cowok sekaligus. JANIEL... Bahkan sampai detik ini pun, Janiel masih belum ada tanda-tanda ngeh mengenai betapa patah hatinya aku karenanya. Yah, aku memang nggak ada rencana untuk memberi tahu sih—buat apa juga? Memangnya situasi bakal berubah? Memangnya Janiel punya perasaan terpendam juga padaku sehingga pernyataan cintaku itu mendorongnya untuk memutuskan Putri dan memacariku? DANIEL... Hari itu, di hari perpisahan itu, aku melakukan sesuatu yang percuma juga untuk aku sesali. Daniel Kelvin Vincensius—itu nama panjangnya—mencuri ciuman dan keperawananku pada hari yang sama. Meninggalkan Indonesia beberapa jam kemudian. Membiarkan aku bertanya-tanya tentang arti kebersamaan singkat itu selama bertahun-tahun... sampai akhirnya aku capek sendiri. JANIEL atau DANIEL? Atau lebih baik nggak dua-duanya saja? Aku lagi nggak kepengen bermain-main dengan perasaan dan kebahagiaanku sendiri. Apalagi karena kamu dan aku sama-sama tahu: love hurts, love gives you pain. You know what... FUCK LOVE! Maybe this is for the best. Sekian dan terima kasih. Tertanda, AKU YANG LAGI STRES SENDIRI


Compare
Ads Banner

Dear all, Saat ini, aku sedang terlibat perasaan dengan dua orang cowok sekaligus. JANIEL... Bahkan sampai detik ini pun, Janiel masih belum ada tanda-tanda ngeh mengenai betapa patah hatinya aku karenanya. Yah, aku memang nggak ada rencana untuk memberi tahu sih—buat apa juga? Memangnya situasi bakal berubah? Memangnya Janiel punya perasaan terpendam juga padaku sehingga per Dear all, Saat ini, aku sedang terlibat perasaan dengan dua orang cowok sekaligus. JANIEL... Bahkan sampai detik ini pun, Janiel masih belum ada tanda-tanda ngeh mengenai betapa patah hatinya aku karenanya. Yah, aku memang nggak ada rencana untuk memberi tahu sih—buat apa juga? Memangnya situasi bakal berubah? Memangnya Janiel punya perasaan terpendam juga padaku sehingga pernyataan cintaku itu mendorongnya untuk memutuskan Putri dan memacariku? DANIEL... Hari itu, di hari perpisahan itu, aku melakukan sesuatu yang percuma juga untuk aku sesali. Daniel Kelvin Vincensius—itu nama panjangnya—mencuri ciuman dan keperawananku pada hari yang sama. Meninggalkan Indonesia beberapa jam kemudian. Membiarkan aku bertanya-tanya tentang arti kebersamaan singkat itu selama bertahun-tahun... sampai akhirnya aku capek sendiri. JANIEL atau DANIEL? Atau lebih baik nggak dua-duanya saja? Aku lagi nggak kepengen bermain-main dengan perasaan dan kebahagiaanku sendiri. Apalagi karena kamu dan aku sama-sama tahu: love hurts, love gives you pain. You know what... FUCK LOVE! Maybe this is for the best. Sekian dan terima kasih. Tertanda, AKU YANG LAGI STRES SENDIRI

30 review for Meet Lame

  1. 4 out of 5

    Christian

    Abang mau bikin pengakuan. Ini adalah novel yang Abang banggakan, lebih karena alasan sejarahnya. MEET LAME ditulis karena alasan remeh dan nggak disangka diseriusin sampai jadi berbentuk buku begini. Abang berutang banyak pada orang-orang baik yang mendukung MEET LAME sejak awal (squad yang Abang panggil The Lamers). Karena kalian juga, Abang jadi nggak bisa melihat Alpenliebe dengan cara yang sama lagi, mwihihi! Jadi, apa yang akan kalian temukan di MEET LAME? A classic love triangle: Aku & Jani Abang mau bikin pengakuan. Ini adalah novel yang Abang banggakan, lebih karena alasan sejarahnya. MEET LAME ditulis karena alasan remeh dan nggak disangka diseriusin sampai jadi berbentuk buku begini. Abang berutang banyak pada orang-orang baik yang mendukung MEET LAME sejak awal (squad yang Abang panggil The Lamers). Karena kalian juga, Abang jadi nggak bisa melihat Alpenliebe dengan cara yang sama lagi, mwihihi! Jadi, apa yang akan kalian temukan di MEET LAME? A classic love triangle: Aku & Janiel & Daniel. Kali kedua menulis dengan POV pertama. 'Aku' adalah karakter yang menyenangkan, rapuh, tapi punya keahlian tersendiri untuk cepat-cepat menyembuhkan diri dari sakit hati. My kinda heroine. Kayaknya, waktu nyiptain karakter Janiel, Abang lagi sering dengerin Teenage Dream-nya Katy Perry deh. Dreamy banget! Which is nggak bagus banget buat si 'Aku' mengingat status relationship-nya cowok itu. Seperti kata 'Aku', Dani (nama panggilannya, supaya mudah ngebedain dengan Janiel) itu ibarat Jelangkung: datang nggak diundang, pulang nggak dijemput. Dua tahun lalu bikin 'Aku' patah hati dan itu saja udah cukup jadi alasan bagi dirinya untuk jaga jarak dengan Dani. Dalam MEET LAME kamu akan menemukan (diwakili oleh Sponge Bob): Sampai jumpa November, Beyches! Mwa mwa, CHRISTIAN SIMAMORA

  2. 4 out of 5

    Katherine 黄爱芬

    Novel ini bercerita dgn POV Aku alias anonim, dgn jenis kelamin Wanita. Love triangle bukanlah tema yg kusukai, jadi ya gak usah nanya-nanya why I don't like this book. Aku ini ge-er an sekali, bukan tipe heroine gw dah walau ceritanya modis abis. Aku ini diperebutkan 2 cowq, Janiel, mantan gebetan waktu SMA, dan Daniel, tetangga Aku (entah kenapa hrs dibilangin yg mencuri keperawanan si Aku ini juga). Aku bertemu kembali dgn Janiel di medsos dan pengen belajar jualan online. Sempat ge-er, Aku me Novel ini bercerita dgn POV Aku alias anonim, dgn jenis kelamin Wanita. Love triangle bukanlah tema yg kusukai, jadi ya gak usah nanya-nanya why I don't like this book. Aku ini ge-er an sekali, bukan tipe heroine gw dah walau ceritanya modis abis. Aku ini diperebutkan 2 cowq, Janiel, mantan gebetan waktu SMA, dan Daniel, tetangga Aku (entah kenapa hrs dibilangin yg mencuri keperawanan si Aku ini juga). Aku bertemu kembali dgn Janiel di medsos dan pengen belajar jualan online. Sempat ge-er, Aku mengira Janiel ngajak dating eh tau-taunya malah threesome alias bertiga-an nobar dgn pacar Janiel. Sempat patah hati, Aku tidak siap dgn kedatangan kembali Daniel alias Dani. Aku mulai bertingkah lagi, memanggil Janiel utk jadi pacar gadungan utk mengusir Dani. Ternyata skenario mrk keok krn pacar Janiel murka. Dan chaos hubungan mereka bertiga terus berlanjut. Siapa yg dipilih oleh Aku? Novel ini 90% totally cheesy banget. Sebenarnya ada potensi utk jadi romantic comedy tapi entah krn karakter si Aku yg childish dan plin-plan membuat ceritanya jadi rada nyebelin. Atau cara author menulis ceritanya gitu deh, too much brand catalog (walau sudah berkurang jauh dibandingkan buku-buku author sebelumnya, tapi teteup ini ciri khasnya) is very very annoying. Karakter para cowq, Jan dan Dani ini biasa aja, walau Dani lebih "ngotot" sedikit utk memperjuangkan si Aku ini. Tapi gak jelas juga knp si Dani cinta sama si Aku, just physical attraction??? Jan juga sama dlm hal kompetisi cinta ini malah lebih parah dosisnya dlm arti COWOK BODOH bin EGOIS nya 11-12 dgn Dani. Novel ini bagus yg gak doyan cerita ribet-ribet, berciri metropop tanpa ada kedalaman cerita alias bagus di permukaan saja. Cocok bagi pembaca romance yg lagi stress Corona spt saya.

  3. 4 out of 5

    Rizky

    Ada 1eks gratis MEET LAME disini DL 21 Desember 2015 http://rizkymirgawati.blogspot.co.id/2015/12/blog-tour-meet-lame-giveaway.html "Cinta adalah permainan yang rumit. Sekali terlibat, kau akan takut untuk kehilangan." Ini bukan pertama kalinya aku membaca tulisan Abang Christian. Sudah sejak lama, aku jatuh cinta dengan tulisannya yang memang punya ciri khas tersendiri. Mengetahui bahwa MEET LAME akhirnya diterbitkan, aku sangat antusias sekali, apalagi ternyata aku menjadi salah 1 yang beruntung Ada 1eks gratis MEET LAME disini DL 21 Desember 2015 http://rizkymirgawati.blogspot.co.id/2015/12/blog-tour-meet-lame-giveaway.html "Cinta adalah permainan yang rumit. Sekali terlibat, kau akan takut untuk kehilangan." Ini bukan pertama kalinya aku membaca tulisan Abang Christian. Sudah sejak lama, aku jatuh cinta dengan tulisannya yang memang punya ciri khas tersendiri. Mengetahui bahwa MEET LAME akhirnya diterbitkan, aku sangat antusias sekali, apalagi ternyata aku menjadi salah 1 yang beruntung menjadi host Blog Tour novel ini. Dulunya aku memang sempat membaca naskah MEET LAME di situs wattpad, tetapi aku tidak membaca naskah ini hingga tamat, seingatku aku berhenti di bab 19 dan memutuskan untuk membacanya nanti jika diterbitkan. Saat naskah MEET LAME masih diupdate di wattpad, aku seperti pembaca lainnya yang harus extra sabar menanti bab demi bab diunggah dan gak ada jaminan kapan waktu akan diunggah. Setelah membaca MEET LAME versi cetak ini, aku jauh lebih menikmati novel ini. Sebagai pembaca setia novel Abang Christian aku memang merasakan bahwa MEET LAME agak berbeda dengan novel-novel sebelumnya. Walau masuk kategori dewasa, tapi aku merasakan sendiri novel ini terlihat "lebih soft" dari yang lain. Tidak ada adegan-adegan dewasa seperti novel-novel sebelumnya yang selalu bisa membuat pembaca *kipas-kipas*. Dalam MEET LAME, Abang Christian tidak mengeksplor lebih jauh hal itu malah cenderung fokus ke kisah cinta segitiga, Aku-Janiel-Daniel. "Dan ketika cowok benar-benar sedang jatuh cinta, tak seorang pun bisa menghentikannya." Namun, jangan khawatir kamu akan tetap dimanjakan oleh Abang Christian dengan karakter dan deskripsi fisik tokoh pria yang bikin melting dey. Abang Christian selalu sukses berat menggambarkan karakter cowok yang bikin pembaca wanitanya jatuh cinta banget. "Karena bagi aku pribadi, mencintaimu bukan sekedar perasaan - tapi juga komitmen. Ada tanggung jawab yang menyertainya." Dalam novel ini memang ada 2 tokoh utama pria, Janiel dan Daniel. Sekilas namanya memang mirip, sama-sama tampan, menarik dan jatuh cinta dengan tokoh "Aku". Abang Christian lagi-lagi bisa membuat ke-2 karakter baik Janiel maupun Daniel seimbang, tidak berat sebelah bahkan memihak salah satunya. Aku bisa merasakan kegalauan yang dihadapi oleh "Aku" dalam novel ini. Tentunya tidak mudah memilih salah 1 dari ke-2 pria ini, yang kebetulan pernah dan mungkin masih dicintai olehnya. Jujur, aku tidak ada "clue" sama sekali siapa yang dipilih oleh tokoh "Aku". Saat aku mikir dia akan memilih Daniel, eh tiba-tiba ada adegan yang mengarah ke Janiel. Walau memang saat membaca Bab 22, aku sudah sedikit menebak siapa yang akhirnya dipilih "Aku". Ternyata dugaanku pun benar... "Aku belum pernah benar-benar memastikan sebesar apa cinta cowok itu untukku, tapi aku tahu cinta macam apa yang akan kuberikan padanya. Cinta yang tak mengizinkan keraguan." Yang unik dari novel ini adalah sampai akhir tokoh utama wanita dibiarkan "TANPA NAMA", hanya menyebut dirinya sebagai "AKU". Penggunaan sudut pandang orang pertama ini menjadi warna tersendiri bagi Abang Christian, yang cukup terkenal dengan penggunaan sudut pandang orang ketiga. Sebagai pembaca, aku seakan diajak berperan sebagai "AKU", yang galau tiba-tiba bagai durian runtuh dicintai oleh 2 pria sekaligus. Aku bisa merasakan perasaan tokoh AKU yang menganggap dirinya sebagai wanita biasa-biasa saja, tiba-tiba didekati 2 pria sekaligus. Pria yang satunya merupakan cinta masa remajanya, sedangkan pria satunya lagi cinta pertama sekaligus pria yang pernah membuat dirinya kehilangan kehormatannya. Siapa yang akan dipilih "Aku"? Dari segi tema, novel ini mungkin klise bahkan sederhana sekali, tentang CINTA SEGITIGA. Tapi aku sangat menikmati kisah ini dari bab demi bab, aku dibuat penasaran dengan siapa yang akan dipilih AKU. Ketika menjelang ending pun, seperti dugaanku ditutup dengan manis. Walau agak berbeda dengan sosok pilihan AKU, aku lebih jatuh cinta terhadap sosok pria yang satunya lagi yang tidak dipilihnya. Walau tokoh "AKU" ini merupakan pedagang fashion secara online, tapi kamu tidak akan menemui merek-merek fashion mahal loh dalam novel ini. Satu lagi yang berbeda sekali dengan karya Abang sebelumnya. Overall, kalau kamu ingin membaca novel contemporary romance lokal, aku rekomendasikan novel ini. Namun, walaupun novel ini tidak ada *adegan dewasa*nya, tidak kurekomendasikan untuk pembaca yang belum cukup umur ya. "Ada yang bilang, saat sedang jatuh cinta pada dua orang, sebaiknya memilih yang terakhir. Karena kalau benar-benar cinta pada yang pertama, perasaan ke orang terakhir itu nggak mungkin ada."

  4. 5 out of 5

    Biondy

    "Meet Lame" bercerita tentang 'Aku', seorang wanita 30-an yang bekerja sebagai penjual pakaian online dan tidak diketahui namanya hingga akhir cerita. Suatu hari dia dihubungi oleh Janiel, mantan teman sekolahnya yang ingin belajar menjadi pebisnis seperti dirinya. Pertemuannya dengan Janiel membuat hati Aku kebat-kebit. Belum lagi ada Daniel, si cowok mantan tetangga yang Aku benci setengah mati, tapi gantengnya tidak kira-kira dan mampu membuat Aku kembali berdebar-debar. Dulu saya pernah baca "Meet Lame" bercerita tentang 'Aku', seorang wanita 30-an yang bekerja sebagai penjual pakaian online dan tidak diketahui namanya hingga akhir cerita. Suatu hari dia dihubungi oleh Janiel, mantan teman sekolahnya yang ingin belajar menjadi pebisnis seperti dirinya. Pertemuannya dengan Janiel membuat hati Aku kebat-kebit. Belum lagi ada Daniel, si cowok mantan tetangga yang Aku benci setengah mati, tapi gantengnya tidak kira-kira dan mampu membuat Aku kembali berdebar-debar. Dulu saya pernah baca seri ini di Wattpad-nya Christian Simamora dan sebenarnya agak kaget waktu diumumkan kalau akan diterbitkan sebagai novel utuh. Kenapa kaget? Soalnya waktu saya baca di Wattpad, saya sempat mikir kalau cerita ini cuma semacam eksperimen yang penulisnya lakukan. Apa, ya. Ada semacam kesan "ini-cerita-bercandaan-doang" dari "Meet Lame" ini, sih. Entah karena gaya berceritanya atau plot yang diambil. Untuk ceritanya sendiri, saya suka dengan tema cinta segitiga tanpa jalan pintas ini. Dengan kata lain, kedua cowok di sini, Janiel dan Daniel, sama-sama kuat sebagai calon pasangan si Aku. Biasanya kalau cerita seperti ini, salah satu tokoh cowoknya bakal dibuat nyebelin sehingga pembaca akan berpihak ke cowok yang lainnya, tapi hal itu tidak terjadi di sini. Novel kali ini juga tampak lebih sederhana dengan minimnya barang mewah yang ada. Tokoh utamanya saja pakai parfum yang 50 ribuan doang. Sayangnya, plot secara keseluruhannya terlalu sederhana buatku. Rasanya kayak cerita yang ditulis ABG sebagai wish fulfillment/pemenuhan impiannya. Ceritanya lurus-lurus aja tanpa ada ledakan emosi. Untungnya, sih, saya masih bisa ketawa-ketawa baca ceritanya. Paling ngakak waktu bagian Aku membayangkan dirinya menari-nari ala Britney Spears di video "I'm a Slave for You" ke si Janiel :)). Secara keseluruhan, "Meet Lame" ini adalah wajah yang berbeda dari Christian Simamora yang saya temui di "Marry Now, Sorry Later" (review). Ceritanya lebih membumi dengan pengolahan cinta segitiga yang baik, tapi juga terlalu sederhana dengan plot yang cenderung lamunan ABG.

  5. 5 out of 5

    Yovano N.

    Gak ada ekspektasi apa-apa loh. Murni cuma pengen tahu kelanjutan ceritanya (dulu sempat ngikutin bentar di wattpad). Guess what? I ended up senyum2 centil kek cewek abege culun ditembak cowok basket paling keren satu sekolahan. Dah, nggak usah protes kenapa perbandingannya seperti itu. Intinya, for me this book was surprisingly entertaining. Apalagi endingnya yang... WOW--sweet, mature, heart-warming. Love it soooo much!

  6. 4 out of 5

    Sulis Peri Hutan

    emang bingung milih J atau D XD ask author: http://www.kubikelromance.com/2015/12... review: http://www.kubikelromance.com/2015/12... giveaway: http://www.kubikelromance.com/2015/12... emang bingung milih J atau D XD ask author: http://www.kubikelromance.com/2015/12... review: http://www.kubikelromance.com/2015/12... giveaway: http://www.kubikelromance.com/2015/12...

  7. 4 out of 5

    Riz

    1.5 Bintang Lagi-lagi... ah. Gaya penulisannya gak sesuai dengan selera gua. Bikin gua gak bisa masuk dan menghayati ceritanya. Maaf.

  8. 4 out of 5

    Tata

    Judulnya pas. Si AKU ini emang lame banget orangnya. Tapi suka deh sama kalimat-kalimat konyol yang keluar dari bibirnya ataupun dari otak dia yang rada sableng itu. Gokil abis.. Cengengesan tengah malem gue dibuatnya. Rating gue buat "Meet Lame": Heroine rating -- 4 stars Janiel rating -- 2 stars Daniel rating -- 4 stars Storytelling style -- 4 stars Storyline rating -- 3 stars Dialogue rating -- 4 stars Climaxe rating -- 2 stars Ending rating -- 5 stars Chemistry between characters -- 5 stars Overall rat Judulnya pas. Si AKU ini emang lame banget orangnya. Tapi suka deh sama kalimat-kalimat konyol yang keluar dari bibirnya ataupun dari otak dia yang rada sableng itu. Gokil abis.. Cengengesan tengah malem gue dibuatnya. Rating gue buat "Meet Lame": Heroine rating -- 4 stars Janiel rating -- 2 stars Daniel rating -- 4 stars Storytelling style -- 4 stars Storyline rating -- 3 stars Dialogue rating -- 4 stars Climaxe rating -- 2 stars Ending rating -- 5 stars Chemistry between characters -- 5 stars Overall rating -- 3,5 stars Christian Simamora emang jago bikin percakapan-percakapan antar karakter yang humoris dan smart. Tapi pas setting yang agak serius, kok rasanya agak kaku ya dialognya. Kalo pas yang setting nyantai sih oke abiss. Intinya sih dialogue yang pake lo-gue kerasa lebih enak dinikmati dibanding dialogue yang pake aku-kamu. Antara Janiel dan Daniel, udah pasti donk gue di team Daniel. Lebih manly aja dari segi attitude maupun physical-nya. Whereas Janiel, kesannya rada childish and slightly a coward. Masa pacarnya dateng mau ngelabrak si AKU, dianya malah kabur. Dodol ga tuh.. Buku Christian Simamora yang ini, kesannya kurang glamour dibanding buku-buku doi sebelumnya. Kalo seri JBoyfriend itu banyakan gambarin kaum-kaum jetset, nah "Meet Lame" ini lebih nyeritain kehidupan common people. Lebih suka settingnya JBoyfriend sebenernya. Ini gue juga lagi baca seri Vimanasingle yang pertama, "Tiger On My Bed". Settingnya bahkan lebih glamour dari Jboyfriend, dan gue suka banget.

  9. 5 out of 5

    ABO

    Karya Christian Simamora paling kocak dan paling "merakyat" yang pernah saya baca. Emang nggak bisa ngalahin pesona Marry Now, Sorry Later di hati saya sih, tapi lumayan. Di bagian belakang ada sedikit nukilan Tiger on My Bed. Jadi penasaran mau baca juga x)

  10. 4 out of 5

    omnivoreader

    Pernah baca potongan awal novel ini di Wattpad, saat aku masih aktif nulis novel eroro di platform tersebut, lol. Pas terbit pengin beli, tapi selalu sayang duit. Eh, lumayan ini dikasih sama Sister Claudia. (Tapi buku ini bakal aku hibahin juga saat giveaway nanti.) Oke. Cinta segitiga. Si aku, Janiel, dan Dani. IMO ini novel CS yang paling cringe. Ini "Wattpad" zaman dulu banget. (Asli, susah ngedeskripsiinnya gimana haha.) Semacam TeenLit yang karakternya kekanakan tapi punya libido tinggi, yan Pernah baca potongan awal novel ini di Wattpad, saat aku masih aktif nulis novel eroro di platform tersebut, lol. Pas terbit pengin beli, tapi selalu sayang duit. Eh, lumayan ini dikasih sama Sister Claudia. (Tapi buku ini bakal aku hibahin juga saat giveaway nanti.) Oke. Cinta segitiga. Si aku, Janiel, dan Dani. IMO ini novel CS yang paling cringe. Ini "Wattpad" zaman dulu banget. (Asli, susah ngedeskripsiinnya gimana haha.) Semacam TeenLit yang karakternya kekanakan tapi punya libido tinggi, yang jelas-jelas terasa di awal dan akhir. Tengah mayan lah. Backbone cerita juga kentang menurutku. Yup, tapi lagi-lagi sih, selera. Toh banyak yang kasih rating oke juga. Catatan lain: kayaknya setter-nya agak siwer atau gimana, ini font-nya berantakan banget alias suka gonta-ganti geje, tapi untungnya nggak ganggu baca. 1,5 buat jualan online si aku.

  11. 5 out of 5

    Anastasia Cynthia

    “Karena bagi aku pribadi, mencintaimu bukan sekadar perasaan—tapi juga komitmen. Ada tanggung jawab yang menyertainya. Sesuatu yang nggak aku sadari dua tahun lalu.” –Meet Lame, hlm. 208 Semuanya bermula dari kegiatan rutin Aku di pagi hari; mengecek lapak online-nya, melihat apabila ada pesanan terbaru dari pelanggan. Aku tidak menyangka kalau tiba-tiba saja cinta pertamanya di SMA dulu mengetikkan kalimat sapa di kolom chat. Mulai dari menanggapi obrolan-obrolan singkat itu, Janiel, yang dari “Karena bagi aku pribadi, mencintaimu bukan sekadar perasaan—tapi juga komitmen. Ada tanggung jawab yang menyertainya. Sesuatu yang nggak aku sadari dua tahun lalu.” –Meet Lame, hlm. 208 Semuanya bermula dari kegiatan rutin Aku di pagi hari; mengecek lapak online-nya, melihat apabila ada pesanan terbaru dari pelanggan. Aku tidak menyangka kalau tiba-tiba saja cinta pertamanya di SMA dulu mengetikkan kalimat sapa di kolom chat. Mulai dari menanggapi obrolan-obrolan singkat itu, Janiel, yang dari dulu diam-diam Aku suka, mengajaknya bertemu. Pertemuan mereka membuat Aku canggung setengah mati. Janiel yang dulu ia kenal kini mempunyai wajah yang kian tampan. Dan laki-laki itu ternyata ingin meminta tolong dirinya untuk mengajari berbisnis online. Kendati enggan, Aku menerimanya menjadi pegawai sementara. Keduanya menjadi semakin dekat dengan Janiel muncul setiap pagi di rumah. Perasaan yang dulu Aku coba kubur dalam-dalam kini malah meletup-letup kembali. Terlebih saat Janiel mengajaknya menonton. Tapi, siapa yang mengira kalau yang menonton bukanlah hanya berdua. Janiel sudah memiliki pacar. Aku benar-benar kecewa. Kemunculan kembali Daniel sebagai eks-tetangganya juga membuatnya memiliki trauma. Daniel tak hanya datang dan pergi. Tapi, laki-laki itu yang merebut ciuman pertama dan kesuciannya. Lantas, siapakah yang Aku pilih? Daniel atau Janiel? Sebelum mengintip ke dalam halamannya, sempat mengira kalau “Meet Lame” akan tergabung dengan seri #Jboyfriend milik Christian Simamora. Pasalnya, Janiel juga berinisial depan J. Tapi, bagi pembaca setia penulis yang satu ini, mereka bilang sudut pengambilan cerita ini benar-benar tidak biasa dan jauh dari bayangan mereka tentang Christian Simamora. Mungkin itu hanya isu, saya sendiri adalah pembaca yang pertama kalinya membaca karya Christian Simamora lewat “Meet Lame”. Impresi saya tidak seperti yang orang-orang takutan mengenai adegan dewasa. Karena “Meet Lame” sendiri sebelumnya pernah diposting oleh sang penulis di aplikasi Wattpad, yang mana pembacanya datang dari semua umur. Dengan begitu juga, Christian Simamora pun mengambil tema yang santai, ringan, dan terbilang mainstream yang mudah dicerna oleh pembaca. “Meet Lame” mengambil tema cinta segitiga, antara dua orang laki-laki dan satu orang perempuan. Kendati sudah bisa terendus, bakal seperti apa ceritanya akan bergulir. Dan mungkin calon pembaca pun sudah mulai bisa menebak laki-laki mana yang akan dipilih si tokoh utama? Tapi, Christian Simamora tak berhenti memberikan kejutan dari tiap bab di novelnya. Baca selengkapnya di: https://janebookienary.wordpress.com/...

  12. 4 out of 5

    Dian Putu

    Meet Lame, novel ini sedikit berbeda dari novel Jboyfriend-nya Christian Simamora pada umumnya. Tokohnya lebih down to earth, nggak kaya-kaya amat, nggak superior banget dan tampak nggak wao banget seperti biasanya. Juga, nggak berbahaya untuk dibaca anak di bawah umur delapan belas ke bawah. Si cewek – yang namanya tak pernah disebut – hidup seperti manusia-manusia pribumi pada umumnya. Dia harus bekerja keras, berjualan baju online dan meskipun dia cukup styles, tapi barang-barang yang dia pake Meet Lame, novel ini sedikit berbeda dari novel Jboyfriend-nya Christian Simamora pada umumnya. Tokohnya lebih down to earth, nggak kaya-kaya amat, nggak superior banget dan tampak nggak wao banget seperti biasanya. Juga, nggak berbahaya untuk dibaca anak di bawah umur delapan belas ke bawah. Si cewek – yang namanya tak pernah disebut – hidup seperti manusia-manusia pribumi pada umumnya. Dia harus bekerja keras, berjualan baju online dan meskipun dia cukup styles, tapi barang-barang yang dia pake KW. Aku suka latar pekerjaan si cewek, jualan online. Penderitaan yang dia alami, melayani para pembeli yang aneh-aneh dan sebagainya itu juga aku alami, karena aku jualan online juga. Bedanya, aku jualan buku. Jadi, pas baca keluh kesah dia, aku kayak membaca kisahku sendiri. Yang sama dari penokohan khas Simamora adalah cowok yang pesonanya nggak ketulungan. Di novel ini ada dua pula, Daniel dan Janiel. Dua-duanya naksir si tokoh ‘aku’, dan dua-duanya punya sesuatu yang pernah bersarang di hati tokoh ‘aku’ di masa lalu. Trus, di jaman sekarang, si tokoh ‘aku’ disuruh milih. Aduh, ini sebuah mujizat yang malah jadi bencana. Baca selengkapnya >> http://dianputu26.blogspot.co.id/2016...

  13. 4 out of 5

    Mila

    Jujur, gw beli novel ini karena nama besar pengarangnya. Kecanduan baca karya si Abang. Hehe Sayangnya novel Abang kali ini enggak banget. Ceritanya standar, kemistrinya kurang, ada kejanggalan detail, dan kenapa pula nama tokohnya mesti mirip? Sekilas baca sinopsis di bagian belakang buku, gw pikir mereka anak kembar. Ternyata bukan. Contoh kejanggalan detail: Tokoh Aku berumur 29 tahun ("Satu tahun lagi aku resmi masuk kategori umur 'kepala tiga' ..." - hal. 12). Daniel sekeluarga pindah ke Singap Jujur, gw beli novel ini karena nama besar pengarangnya. Kecanduan baca karya si Abang. Hehe Sayangnya novel Abang kali ini enggak banget. Ceritanya standar, kemistrinya kurang, ada kejanggalan detail, dan kenapa pula nama tokohnya mesti mirip? Sekilas baca sinopsis di bagian belakang buku, gw pikir mereka anak kembar. Ternyata bukan. Contoh kejanggalan detail: Tokoh Aku berumur 29 tahun ("Satu tahun lagi aku resmi masuk kategori umur 'kepala tiga' ..." - hal. 12). Daniel sekeluarga pindah ke Singapur 2 tahun yang lalu ("... Dua tahunan kan sejak keluarga dia pindah dari sebelah rumah kita?" - hal. 93). Berarti waktu Aku berumur 27 tahun. Mereka tetanggaan selama 7 tahun ("... Kami tinggal harmonis sebagai tetangga selama tujuh tahun ..." - hal. 92). Berarti mereka tetanggaan sejak Aku berumur 20 tahun. Herannya kok bisa mereka "... telanjang-telanjangan mandi hujan di depan rumah"? - hal. 94. Itu baru dari segi isi. Dari segi fisik buku, banyak kalimat yang besar hurufnya ga sama. Ngganggu mata saat baca. Keliatan banget novel ini dikerjakan dengan tergesa-gesa. Sorry, ngasih satu bintang pun gw ga rela kali ini.

  14. 5 out of 5

    Sasti

    "Ya, aku memang salah membuatmu terus menunggu selama itu. Tapi, kamu juga nggak melakukan apapun untuk memperbaiki situasi. Kamu menunggu, bersikap seolah-olah kebahagianmu aku yang menentukan. If you really love me that much, you will call." (p:134) http://sastye.blogspot.co.id/2016/01/... "Ya, aku memang salah membuatmu terus menunggu selama itu. Tapi, kamu juga nggak melakukan apapun untuk memperbaiki situasi. Kamu menunggu, bersikap seolah-olah kebahagianmu aku yang menentukan. If you really love me that much, you will call." (p:134) http://sastye.blogspot.co.id/2016/01/...

  15. 5 out of 5

    Shen Meileng

    Review lengkapnya di sini: http://thecutegeek.blogspot.co.id/201... Btw, ada blog tour di blog aku sampai tanggal 31 Desember ini. Jadi yang mau buku gratis, silahkan main ke blog ^^ Link Giveaway: http://thecutegeek.blogspot.co.id/201... Review lengkapnya di sini: http://thecutegeek.blogspot.co.id/201... Btw, ada blog tour di blog aku sampai tanggal 31 Desember ini. Jadi yang mau buku gratis, silahkan main ke blog ^^ Link Giveaway: http://thecutegeek.blogspot.co.id/201...

  16. 4 out of 5

    April Silalahi

    Akhir yang terlalu cepat menurutku. Ask Author Christian Simamora di: http://duniakecilprili.blogspot.co.id... Review: http://duniakecilprili.blogspot.co.id... Ada Giveaway 1 eks gratis di: http://duniakecilprili.blogspot.co.id... Akhir yang terlalu cepat menurutku. Ask Author Christian Simamora di: http://duniakecilprili.blogspot.co.id... Review: http://duniakecilprili.blogspot.co.id... Ada Giveaway 1 eks gratis di: http://duniakecilprili.blogspot.co.id...

  17. 4 out of 5

    Rendi Febrian

    Ada yang bakal ditambahin nantinya? Kalau iya, bakal beli. Soalnya udah baca sampe tamat di Watty. Biasanya saya kasih lima bintang kan, ya. Entah deh, yang ini nggak begitu ugh di hati saya. Mungkin karena nggak ada yang sejenis. *ditimpuk!*

  18. 5 out of 5

    Yohana

    Salah satu novel lama si abang yg dirilis sekitar tahun 2015. Bercerita tentang 'aku' yang tiba-tiba hidupnya jungkir balik dengan kehadiran 2 orang pria. Janiel, teman lama dan cinta pertama 'aku' dan Daniel, si tetangga sebelah rumah 'aku'.  Meski jauh dari kata gerah, novel ini sukses bikin jantung mendadak takikardi. Dan penggunaan kata 'aku' pun sukses menempatkan kita (reader) sebagai tokoh utama. Digambarkan sebagai wanita biasa 30 tahun, jomblo dan jauhhhhh dari kata sosialita seperti keb Salah satu novel lama si abang yg dirilis sekitar tahun 2015. Bercerita tentang 'aku' yang tiba-tiba hidupnya jungkir balik dengan kehadiran 2 orang pria. Janiel, teman lama dan cinta pertama 'aku' dan Daniel, si tetangga sebelah rumah 'aku'.  Meski jauh dari kata gerah, novel ini sukses bikin jantung mendadak takikardi. Dan penggunaan kata 'aku' pun sukses menempatkan kita (reader) sebagai tokoh utama. Digambarkan sebagai wanita biasa 30 tahun, jomblo dan jauhhhhh dari kata sosialita seperti kebanyakan para heroine di novel si abang lainnya. Latar belakang yang sangat mendukung imajinasi reader untuk menempatkan diri sebagai sosok aku. Tentang para pria, Daniel dan Janiel. Reader gak terlalu menebak-nebak kemana perasaan 'aku' berlabuh. Tapi cukup menikmati proses keduanya. Janiel dengan permen alpenlieble'nya *uhuk* dan Daniel dengan kujengnya yang bikin pengen elus-elus.  Jika dibanding dengan novel lainnya memang terasa antiklimaks. Lebih cocok jadi novelet daripada novel, tapi tetep aja layak jadi bacaan penghantar tidur. 

  19. 4 out of 5

    Yunita Taman

    AKU SUKA, AKU SUKA, AKU SUKA, SUKAAA..... Entah karena tokoh cewek di sini mewakili aku yang subur-subur sekseh *abaikan kepedeanku* atau emang keseluruhan cerita ini menurutku sangat cerdas. Ya boleh dong memberi penilaian lima bintang pada novel ini karena aku suka. Hehehe.

  20. 4 out of 5

    Dee

    Novel nya bikin deg-deg an dan senyum2 sendiri krn kekonyolan kisah tokoh2 nya. betah berlama2 liat keseruan janiel dan daniel berebut perhatian sang gadis. kebayang seru nya kalo jd movie beneran ... bakal banyak yg bersemu merah wajah nya krn kebayang jd tokoh cewe nya .

  21. 5 out of 5

    Riesna Zasly

    kronologi yang mengesankan

  22. 5 out of 5

    Putri Aufa

    Buku Christian Simamora yang paling mager bacanya. Jadi ini bagian dari #Jboyfriend kan? Iya. (view spoiler)[Ini ceritanya sih #Jboyfriend. Tapi herannya J boyfriend di sini tidak benar-benar jadi center of attention. And i don't know why the ending wasn't really entertain me. (hide spoiler)] Christian Simamora itu bisa dibilang penulis Indonesia yang bukunya paling rajin diikuti. Tapi sayang banget, walaupun buku ini sebenarnya bagus, tapi aku sendiri nggak bisa blend sama ceritanya. Actually, i Buku Christian Simamora yang paling mager bacanya. Jadi ini bagian dari #Jboyfriend kan? Iya. (view spoiler)[Ini ceritanya sih #Jboyfriend. Tapi herannya J boyfriend di sini tidak benar-benar jadi center of attention. And i don't know why the ending wasn't really entertain me. (hide spoiler)] Christian Simamora itu bisa dibilang penulis Indonesia yang bukunya paling rajin diikuti. Tapi sayang banget, walaupun buku ini sebenarnya bagus, tapi aku sendiri nggak bisa blend sama ceritanya. Actually, i can relate to the female lead! I'm glad ChrisMo choosed 'a curvy girl' as the female lead's character. "Meet Lame" ceritanya cinta segi tiga, this isn't the first book i've ever read about love triangle, so that's why i was expecting much from ChrisMo here. Sayangnya, belum bisa memenuhi haus kisah kasih rebutan tokoh utama ku. Hiksheu. Padahal dari segi ceritanya bagus. Cuma, i don't know why but for me this is too simple for someone like Christian Simamora. Belum lagi ini buku Christian Simamora yang 'paling sopan' yang pernah tak baca, sumpah! *uhuk, pasang muka polos*. Mungkin banyak yang suka dengan kesederhanaan ceritanya ini, tapi aku tidak >.< Sederhana tapi kurang.... click di hati. Ups and downs rebutannya tidak semenendang itu :( Dan untuk tokohnya, tak ada protes untuk tokoh "Aku". Tbh, suka banget deh dengan ide sudut pandang pertama dan tanpa nama!! Hanya dengan, "Aku". That sounds unique! Praise to ChrisMo and whoever his wattpad reader who suggested this cool idea to him! Tapitapi tokohnya yang lain :( Dua laki-laki dengan nama Janiel dan Dani. Tampan? Checked. Hot af? Checked. But sorry to be said, bagiku karakter mereka kurang kuat :( Dani is too 'alay' if he supposed to be the male lead. Bukan tipikal lelaki dingin menggemaskan. Genitnya pun genit tanggung yang lebih mendekati menggelikan dan a big no buat aku. Plis, laki jenggotan gaya rocker tapi kelakuan macam ABG yang beneran ABG cabe masa kini! >.< Mau mengagumi Janiel pun hatiku tak sanggup. Tertarik sih, tapi sayang aku tidak tau banyak tentangnya :( Padahal dia #Jboyfriend. So what i expected was he will be cool, sweet, loveable, and hot af just like other #Jboyfriend '(s) boyfriend. Ouch. Tapi tak apalah. Aku tidak mengatakan ini buruk amat. Hanya, bukan tipeku. Itu saja. Aku tidak akan pernah benar-benar membenci Christian Simamora. Karena bagaimanapun dia penulis kesayang dari Indonesia yang ceritanya mungkin bisa jadi 18++ tapi bukan itu sih yang aku lihat, lebih ke cara dia menyampaikan idenya dengan tulisan yang ashiq, gak kayak kebanyakan (kebanyakan tidak sama dengan semuanya ya!! BUT MOSTLY yes. ehe) novel Indonesia lain yang oh so cheesy af dan geli dan tak mampu membaca dan bisa diselesaikan setelah memaksakan diri dengan amat sangat.

  23. 5 out of 5

    Asri

    Penulis menceritakan tokoh Janiel dan Daniel secara seimbang. Dari Janiel yang awalnya dikenalin kemudian Daniel datang. After that, mereka muncul secara bergantian. Membuat Aku semakin dilanda gegana dan baper akut. Seperti sudah digariskan jika Janiel tak ada, maka Daniel yang akan menemani Aku. Begitu juga sebaliknya. Benar-benar bikin Aku tambah gegana. Sukses membuat perasaan pembaca campur aduk, berasa kayak main rollercoaster, ada was-was, tegang, have fun, dan bingung *kapan berhentinya Penulis menceritakan tokoh Janiel dan Daniel secara seimbang. Dari Janiel yang awalnya dikenalin kemudian Daniel datang. After that, mereka muncul secara bergantian. Membuat Aku semakin dilanda gegana dan baper akut. Seperti sudah digariskan jika Janiel tak ada, maka Daniel yang akan menemani Aku. Begitu juga sebaliknya. Benar-benar bikin Aku tambah gegana. Sukses membuat perasaan pembaca campur aduk, berasa kayak main rollercoaster, ada was-was, tegang, have fun, dan bingung *kapan berhentinya ini rollercoaster*. Peek A Book aja yang baca gemes banget sama tokoh Aku. Mau milih yang mana aja repot banget. Padahal kan tinggal pilih aja yang klik di hati *ahay*. Tokoh Janiel ini sendiri digambarkan dengan tipe yang humble banget, gampang diajak temenan, asyik dan nyaman banget. Sedangkan Daniel digambarkan sebagai tokoh yang berani mengambil resiko, sedikit memaksa dan penuh kejutan *siapkan jantungmu jika bertemu dengan cowok macam Daniel*. Dan agak terkejut *shock banget* waktu Aku menjatuhkan pilihannya. Tebakan Peek A Book meleset *hiks*. Tapi, setelah dipikir-pikir, Peek A Book setuju sih yaa sama pilihannya Aku. Dilihat dari taktik dan usaha pendekatannya yang sumpah, warbiyasak banget. Top deh! Sukses membuat Peek A Book tertawa terpingkal-pingkal saat membaca adegan dialog antara ketiga tokoh tersebut, lucu bangettt. Gaya khas Aku, Daniel dan Janiel benar-benar bikin Peek A Book nggak bisa berhenti tertawa. Walaupun harus sedikit kurang dapat feelnya dari cerita ini dan mendapatkan ending yang benar-benar bikin melongo parah. Novel ini terasa amat singkat *pake banget*, dan sedikit agak kurang berkesan, terlebih lagi adegan yang paling ditunggu-tunggu kurang begitu banyak *lohh*. Cerita ini memang berbeda dengan cerita-cerita yang sudah ditulis oleh penulis. Mungkin dikarenakan penulis memakai sudut pandang orang pertama. Agak penasaran sebenarnya dengan kehidupan ketiga tokoh tersebut. Memang tokoh Aku dideskripsikan dengan apik oleh penulis, tapi kedua tokoh cowok tersebut kurang sama sekali. Peek A Book sama sekali nggak tahu apa pekerjaan asli Daniel, kehidupannya gimana. Tokoh favorit Peek A Book sendiri adalah tokoh Aku. Kenapa? Karena ngebayanginnya tokoh Aku ini adalah Peek A Book itu sendiri *ahay*. Karakternya yang aduhai, sukanya baper dan gegana, mandiri, kuat namun rapuh. Padahal Peek A Book nggak rapuh lho yaa. Hanya mandiri dan kuat. Nggak suka gegana apalagi baper *uhuk*. Overall, novel ini amat sangat very recomended banget buat kalian yang suka dengan cerita humor berbalut romansa percintaan. Walaupun konfliknya terkesan agak flat, namun benar-benar membuat kita tak bisa meletakkan sebentar saja novel ini. Karena memang harus dibaca hingga tuntas.. tas.. tas..

  24. 4 out of 5

    Evita MF

    Meet Lame berkisah tentang tokoh ‘aku’, seorang wanita berumur 30-an yang bekerja sebagai pemilik online shop pakaian wanita yang tiba-tiba bertemu kembali dengan cinta lamanya. Janiel, laki-laki itu tiba-tiba menghubungi tokoh ‘aku’ melalui akun facebook. Janiel ternyata bermaksud untuk meminta diajarkan bagaimana cara menjalankan bisnis online shop. Pertemuan dengan Janiel membuat wanita itu merasakan cinta yang telah lama padam pada pria itu seolah-olah memiliki harapan kembali. Namun, harapa Meet Lame berkisah tentang tokoh ‘aku’, seorang wanita berumur 30-an yang bekerja sebagai pemilik online shop pakaian wanita yang tiba-tiba bertemu kembali dengan cinta lamanya. Janiel, laki-laki itu tiba-tiba menghubungi tokoh ‘aku’ melalui akun facebook. Janiel ternyata bermaksud untuk meminta diajarkan bagaimana cara menjalankan bisnis online shop. Pertemuan dengan Janiel membuat wanita itu merasakan cinta yang telah lama padam pada pria itu seolah-olah memiliki harapan kembali. Namun, harapan itu segera lenyap setelah Janiel memperkenalkan kekasihnya yang cantik pada tokoh ‘aku’. Kemudian Daniel, tetangga yang pernah dicintai ‘aku’ kembali datang dan mengatakan bahwa ia masih mencintai tokoh ‘aku’. Laki-laki itu pernah meninggalkannya disaat tokoh ‘aku’ tengah cinta-cintanya. ‘Aku’ pun bertekad untuk tidak akan jatuh pada lubang yang sama untuk kedua kalinya. "Ada yang bilang, saat sedang jatuh cinta pada dua orang, sebaiknya memilih yang terakhir. Karena kalau benar-benar cinta pada yang pertama, perasaan ke orang terakhir itu nggak mungkin ada." Ini kali pertama saya membaca novel karya Christian Simamora, padahal penulis telah menerbitkan banyak novel setelah debutnya beberapa tahun silam. Saya sangat menikmati membaca novel Meet Lame yang diceritakan dengan gaya yang santai dan membuat pembaca terhibur. Saya berulang kali tertawa karena pikiran dan tingkah tokoh ‘aku’ yang cukup konyol dalam novel ini. Uniknya novel Meet Lame, kita akan dibuat penasaran dengan nama si tokoh ‘aku’ yang ternyata sampai akhir pun tidak dituliskan oleh penulis. Membaca Meet Lame juga membuat saya penasaran, siapa yang akan dipilih oleh tokoh ‘aku’, Janiel atau Daniel? Membaca Meet Lame mengingatkan saya tentang kisah gadis remaja yang sedang diperebutkan oleh dua cowok nyaris sempurna. Tokoh ‘aku’ terlalu seperti gadis remaja dalam novel ini, padahal umurnya sudah menginjak 30-an. Pada bagian ending menurut saya penulis terlalu terburu-buru dalam menyelesaikan cerita. Secara keseluruhan, Meet Lame membuat saya sangat terhibur ketika membacanya. Meet Lama juga membuat saya pensaran dengan karya-karya Christian Simamora yang lainnya. Untuk Anda yang sedang mencari bacaan bertema percintaan namun diselipi bumbu-bumbu komedi, Meet Lame sangat saya rekomendasikan. Read my full review here: https://booknivore.wordpress.com/2016...

  25. 5 out of 5

    Agung Tri

    I Love You. You Love Her. He Kissed Me Tagline dari novel ini menarik dan secara terang benderang menjelaskan isi novel secara keseluruhan. Tentang seseorang yang terlibat dalam rumitnya hubungan cinta segitiga dan pastinya kebingungan memilih siapa. Christian Simamora memilih menggunakan sudut pandang orang pertama, dengan tokoh utama Aku, dalam menceritakan kisahnya. Tentang seorang wanita yang akan menginjak usia hampir 30 tahun, single, dengan penampilan fisik yang tidak menonjol seperti seora I Love You. You Love Her. He Kissed Me Tagline dari novel ini menarik dan secara terang benderang menjelaskan isi novel secara keseluruhan. Tentang seseorang yang terlibat dalam rumitnya hubungan cinta segitiga dan pastinya kebingungan memilih siapa. Christian Simamora memilih menggunakan sudut pandang orang pertama, dengan tokoh utama Aku, dalam menceritakan kisahnya. Tentang seorang wanita yang akan menginjak usia hampir 30 tahun, single, dengan penampilan fisik yang tidak menonjol seperti seorang model, pemilik dari toko baju online dan secara bersamaan dicintai oleh 2 orang lelaki. Daniel dan Janiel. Dua sosok lelaki yang digambarkan oleh Christian Simamora sebagai seorang lelaki dengan fisik yang sangat sempurna dan menarik dengan penampilannya masing-masing. Adalah Janiel, yang merupakan "teenage dream" dari sang tokoh utama, sementara Daniel adalah teman semasa kecil dan juga tetangga dari si tokoh utama Christian Simamora menceritakan konflik si tokoh utama dengan ringan. Bahkan SANGAT RINGAN dan membuat saya menyelesaikan novel ini kurang dari 6 jam. Cerita novel ini mampu membuat pembaca tersihir untuk cepat-cepat menyelesaikan novelnya. Selain ringan, novel ini juga terbilang cukup vulgar. Tentang ciuman hangat dan panas si tokoh utama, tentang fisik lelaki yang terlibat dalam cerita tersebut dan telanjang dada seusai mandi dan lain-lain. Hal ini mungkin dikarenakan Christian Simamora menyasar wanita dewasa sebagai konsumennya. Overall 6.7/10 penilaian pribadi saya pada novel ini Dan tidak lupa, berikut adalah beberapa quote favorit saya dari novel ini, "I'm not saying you have to love me right now. Just promise me that someday, you will." - hal.195 "Orang yang punya waktu untuk ikut ribut dengan masalah orang lain, sebenarnya sedang menghindari keharusan mengurusi masalah diri sendiri." - hal.217 "Hidup semauku memang menyenangkan. Dan komitmen terasa seperti belenggu yang memberatkan langkahku." ... "Tapi kebebesan yang kuinginkan datang dengan konsekuensi juga." Matanya terlihat sedih dan aku kehilangan energi untuk membencinya karena omongannya tadi. "Aku nggak pernah benar-benar bisa merasa dekat dengan siapa pun, terhubung dari hati ke hati dan berbagi emosional itu. Jadi ketika aku merasakan itu denganmu, walaupun hanya sebentar, membuatku menyadari apa yang sebenarnya aku inginkan." - hal.229

  26. 4 out of 5

    Ayu Windyaningrum

    To be honest, my expectation was a bit too high for this book. So, I'm kinda ended up dissapointed. Buku pertama Bang CS yg sy baca itu adalah Guily Pleasure, minjem punya adek pula, saat itu walopun blm terlalu suka sm ceritanya, I really a big fan of his witty lines. I love sarcasm to heaven and back so... yah, saat As Seen On TV keluar sy beli sendiri. Dan gara2 cerita di buku itu yg 'friendzone abis' pas bgt sm keadaan sy waktu itu, not to mention bahwa ceritanya jg jauhh lebih bagus drpd buk To be honest, my expectation was a bit too high for this book. So, I'm kinda ended up dissapointed. Buku pertama Bang CS yg sy baca itu adalah Guily Pleasure, minjem punya adek pula, saat itu walopun blm terlalu suka sm ceritanya, I really a big fan of his witty lines. I love sarcasm to heaven and back so... yah, saat As Seen On TV keluar sy beli sendiri. Dan gara2 cerita di buku itu yg 'friendzone abis' pas bgt sm keadaan sy waktu itu, not to mention bahwa ceritanya jg jauhh lebih bagus drpd buku sebelumnya yg sy baca, sy mutusin buat baca tulisan Bang CS yg lain, smp akhirnya sy punya semua buku seri #JBoyfriend lengkap kap kap. Walaupun buku satu ini nggak termasuk dalam seri #JBoyfriend, krn nama penulisnya, sy tetep beli (Ikut PO edisi khusus TTD segala!) bahkan tanpa tahu ceritanya ttg apa. Long story short, sy udah terbiasa sm tulisan Bang CS yg makin lama makin bagus (dan menghibur dan pas sm suasana hati yg galau2 gimana gt), tetapi untuk yang ini ... err, sadly menurut sy kualitas ceritanya agak turun. First of all, ceritanya terkesan buru2 dan agak memaksakan romansa. Adegan2nya terlalu biasa, sampe nggak ada unsur 'surprise'-nya jadi terkesan datar2 aja sepanjang cerita. Satu2nya karakter yg dibangun dg baik disini adalah karakter Aku. Sementara Janiel dan Daniel kurang diekspos latar belakang personalitinya (kerja dmn, dst). Pendalaman karakter2nya juga terasa agak kurang. Aku yg tidak bernama di sini, karena diceritakan pk PoV1, harusnya bs lebih mengikat pembaca kpd karakternya, sayangnya ... sy tdk merasakan character bonding ini. Mungkin karena Bang CS terbiasa menulis dengan PoV3, jd agak kagok nulis PoV1? Entahlah. Secara garis besar cerita (baca aja sinopsisnya) porsi Janiel dan Daniel bagusnya mucul secara seimbang, ga berat sebelah. Sehingga, ga ketebak, akhirnya Aku berakhir sama siapa. Good job! Dan kemudian witty line dan dialog2 pintar yg sarkastik, benar2 memanjakan mata (terutama buat para sarkaster kyk sy). Misalnya ini: Ada yang bilang, saat sedang jatuh cinta pada dua orang, sebaiknya memilih yang terakhir ... Karena kalau benar-benar cinta pada yang pertama, perasaan ke orang terakhir itu nggak mungkin ada. Oh ya, sy juga suka bgt cara Bang CS nulis yg terkadang seolah2 Bang CS-lah yg sebenarnya berdialog sm pembaca, bukan si karakter cerita. Overall, still worth to read in your free time.

  27. 4 out of 5

    Nurina Widiani

    Meet Lame memang novel yang kocaknya kebangetan. Ide ceritanya yang biasa, dikemas dengan apik oleh Christian Simamora sehingga menjadikan novel ini benar-benar light and fun. Tokoh perempuan dalam novel ini memang nggak bernama dan hanya disebutkan sebagai Aku, ini adalah keputusan penulis berdasarkan permintaan para pembaca di wattpad. Seru juga menurut saya, karena dengan begini pembaca bisa lebih mudah masuk ke dalam tokoh Aku. Aku merupakan perempuan yang mandiri, ceplas-ceplos, gokil dan lum Meet Lame memang novel yang kocaknya kebangetan. Ide ceritanya yang biasa, dikemas dengan apik oleh Christian Simamora sehingga menjadikan novel ini benar-benar light and fun. Tokoh perempuan dalam novel ini memang nggak bernama dan hanya disebutkan sebagai Aku, ini adalah keputusan penulis berdasarkan permintaan para pembaca di wattpad. Seru juga menurut saya, karena dengan begini pembaca bisa lebih mudah masuk ke dalam tokoh Aku. Aku merupakan perempuan yang mandiri, ceplas-ceplos, gokil dan lumayan dramatis. Meskipun tubuhnya gendut tapi cuek dan nggak jaim waktu makan :)) Yang pasti, saya bakal suka kalau punya teman seperti Aku. Tapi ngomong-ngomong kenapa si Aku nggak punya teman dekat cewek ya? Padahal saya mau deh sahabatan sama dia. Sedangkan Janiel... hufft seandainya saja ada mantan teman SMA saya yang masih hot kayak Janiel. Saya sampai ngoprek-ngoprek facebook nyari foto teman-teman SMA dulu yang kemungkinan bisa sebelas-duabelas sama Janiel, tapi nggak ada. Kebanyakan udah buncit. Hahaha~ Saya suka karakter Janiel yang manis dan sederhana. Perlakuannya memang manis banget terhadap Aku. Bukan mentang-mentang ganteng terus semena-mena sama perempuan gendut dan cuma mau manfaatin doang. Nooo!! Asli, Janiel ini tipe suamiable banget. Karakter Daniel bisa dibilang tipe muka badak. Pedenyaaaaa selangit. Tapi salut deh sama perjuangan dia. Lagi-lagi kenapa nggak ada pria seganteng Daniel yang bertetangga dengan saya :p Walau nggak bertabur barang branded dan kemewahan, tapi novel ini masih berciri khas. Apalagi kalau bukan istilah-istilah unik dan analogi-analogi 'kacau' yang tercermin dalam ucapan-ucapan dan pemikiran si tokoh Aku. Saya yakin, sejak membaca novel ini, pandangan saya terhadap alpenliebe nggak akan pernah sama lagi. Duh! Ilustrasi juga jadi hal menarik dalam novel ini. Tentunya dengan dihiasi judul-judul bab yang kontroversial. Haha~ Sumpah, judulnya bikin ngakak, deh. Sayangnya untuk ilustrasi, kenapa gambar si tokoh perempuan terlihat langsing? Padahal menurut cerita kan tokohnya berbadan besar? Overall, Meet Lame menjadi bacaan yang ringan dan asyik untuk diikuti. Adegan kipasnya hanya sebatas ciuman yang masih wajar, jadi masih aman untuk pembaca usia dewasa muda.

  28. 5 out of 5

    Pauline Destinugrainy

    Kisah dibuka dengan penuturan Aku yang kebat-kebit saat mendapatkan pesan di inbox FB-nya dari Janiel, cowok yang ditaksirnya sejak masa SMA. Dia merasa dirinya melayang ke langit ketujuh saat Janiel mengajaknya untuk ketemuan. Akankah cintanya bisa bersemi kembali setelah sekian lama terpendam? Apalagi saat Janiel memintanya untuk menjadi semacam tentornya untuk bisnin jualan online. Sayangnya itu hanya mimpi. Janiel sudah punya pacar bernama Putri. Seakan nasib ingin mempermainkannya lebih keja Kisah dibuka dengan penuturan Aku yang kebat-kebit saat mendapatkan pesan di inbox FB-nya dari Janiel, cowok yang ditaksirnya sejak masa SMA. Dia merasa dirinya melayang ke langit ketujuh saat Janiel mengajaknya untuk ketemuan. Akankah cintanya bisa bersemi kembali setelah sekian lama terpendam? Apalagi saat Janiel memintanya untuk menjadi semacam tentornya untuk bisnin jualan online. Sayangnya itu hanya mimpi. Janiel sudah punya pacar bernama Putri. Seakan nasib ingin mempermainkannya lebih kejam, Daniel, cowok yang kepadanya Aku menyerahkan ciuman dan keperawanannya hanya untuk ditinggalkan beberapa jam setelahnya dan tanpa kabar selama 2 tahun, muncul dan mau menginap di rumahnya. Kalau Aku tidak mengharapkan kisahnya dengan Daniel bangkit kembali, justru Daniel yang datang menawarkan cintanya. Aku merasa terjebak dengan dua cowok sekaligus. Hey...Janiel kan sudah punya pacar? Bagaimana Aku bisa merasa terjebak? Karena Janiel dan Putri kemudian putus, dan Janiel memutuskan untuk mengejar Aku. Well... entah kenapa, saya merasa tidak ada yang istimewa dengan buku ini. Seperti kebanyakan pembaca setia karya ChrisMor yang lain, saya juga sempat berpikir kalau Meet Lame termasuk dalam series #JBoyfrends (karena ada Janiel-nya tentu saja). Ternyata bukan. Buku ini murni single, terpisah dari series lainnya. Konon ceritanya diangkat dari tulisan di wattpad. Tapiii...kenapa isinya mirip dengan serial #JBoyfriend? Bukan hanya jalan ceritanya yang metropop dan bitchy, layout-nya juga sama...dengan bab yang dikasih tagline quoteable dan lucu. Untungnya penokohan Janiel yang kurang berkilau dibanding Daniel bisa membuat saya tetap yakin buku ini bukan termasuk dalam series-nya #JBoyfrend. Yah kalau saya disuruh milih sudah jelas milih Daniel daripada Janiel sih. Aku saja sudah jelas ada di pihak yang sama dengan saya begitu Daniel muncul. Seandainya Aku lebih mendengar kata hatinya, dan nggak sibuk dengan pesona cowok-cowok itu, dia bisa keluar dari perasaan terjebaknya sejak awal. Yah... saya mau ngasih bintang 2,5 aja sih. Tapi saya bulatkan kebawah karena saya nggak begitu menyukai kisah di dalam buku ini.

  29. 4 out of 5

    Ariany Wisesa

    "Karena bagi aku pribadi, mencintai bukan sekedar perasaan, tapi juga komitmen. Ada tanggung jawab yang menyertainya." Itu adalah sebaris dialog favorit saya dalam novel ini. Novel kesekian karya Christian Simamora yang saya baca. Pada awalnya saya mengira bahwa "Meet Lame" merupakan deretan karya CHristian Simamora tentang J Boyfriend-nya yang terkenal itu....meskipun salah satu tokohnya dimulai dengan huruf J as Janiel, tapi si Janiel bukanlah tokoh sentral satu-satunya. Meet Lame bercerita tent "Karena bagi aku pribadi, mencintai bukan sekedar perasaan, tapi juga komitmen. Ada tanggung jawab yang menyertainya." Itu adalah sebaris dialog favorit saya dalam novel ini. Novel kesekian karya Christian Simamora yang saya baca. Pada awalnya saya mengira bahwa "Meet Lame" merupakan deretan karya CHristian Simamora tentang J Boyfriend-nya yang terkenal itu....meskipun salah satu tokohnya dimulai dengan huruf J as Janiel, tapi si Janiel bukanlah tokoh sentral satu-satunya. Meet Lame bercerita tentang "Si Aku" yang kembali dipertemukan dengan teman masa SMA nya, Janiel, yang diam-diam dia sukai. Janiel awalnya berniat belajar bagaimana memulai bisnis online seperti yang dilakoni "Si Aku" sebagai mata pencahariannya, dan demi belajar tersebut Janiel rela menjadi temporary employee "Si Aku" ini. meskipun telah lama berlalu "Si Aku" tetap terpesona dengan keberadaan Janiel dan sempat berharap bahwa hubungan mereka bisa lebih jauh dari hanya sekedar berteman. Tetapi harapan itu pupus setelah "Si Aku" tau bahwa Janiel sdh memiliki pasangan. Masalah lain kemudian muncul ketika mantan tetangga/mantan pacar "Si Aku" - Daniel- muncul kembali dari tinggal sementara di rumah "Si Aku" Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan "Si Aku" meminta Janiel untuk tinggal sementara menemaninya di rumah dan dalam kondisi itulah "Si Aku" mengaku memiliki hubungan dengan Janiel walaupun pada akhirnya Daniel tau bahwa hubungan tersebut hanya pura-pura, tapi kejadian tersebut menjadi awal mula rentetan drama cinta segitiga antara Janiel-Aku-Daniel. Yang penasaran akhirnya bagaimana, silahkan berburu bukunya di toko buku ya... Thanks banget buat penulisnya yang udah dengan sangat baik memberitahukan deskripsi masing-masing tokohnya, yang walaupun buku ini blm difilm kan tapi dengan personifikasi berdasarkan artis-artis dunia nyata dapat lebih dibayangkan bagaimana rupa tokohnya. Si Aku di wakili oleh Denise Bidot Janiel oleh Ryan Lanteige, dan Daniel oleh Dimitris Alexandrou.... dan yang lebih menarik lagi, tokoh wanitanya sedikit berbeda...tidak langsing seperti model tapi bertubuh curvy.....

  30. 5 out of 5

    Frida

    Novel ini adalah buntelan pertama yg saya dpt dr blog tour di tahun 2016. Novel romance ini menggoda iman saat seharusnya saya latihan (lagi) presentasi utk sidang skripsi. Iseng buka halaman pertama, eh langsung nyantol, nggak pengin berhenti. As usual, gaya nulis Bang Ino emang seru. Ada yg bikin saya agak surprised awalnya: novel ini serius udah tamat di halaman 283? Cos pertama kali baca novel Bang Ino adalah MNSL yg cukup tebal itu, jd rasanya kurang puas kalo yg ini tebalnya cuma segitu. I Novel ini adalah buntelan pertama yg saya dpt dr blog tour di tahun 2016. Novel romance ini menggoda iman saat seharusnya saya latihan (lagi) presentasi utk sidang skripsi. Iseng buka halaman pertama, eh langsung nyantol, nggak pengin berhenti. As usual, gaya nulis Bang Ino emang seru. Ada yg bikin saya agak surprised awalnya: novel ini serius udah tamat di halaman 283? Cos pertama kali baca novel Bang Ino adalah MNSL yg cukup tebal itu, jd rasanya kurang puas kalo yg ini tebalnya cuma segitu. Istimewanya lagi, kali ini Bang Ino memakai sudut pandang orang pertama, si Aku, cewek overweight si penjual pakaian onlen, yg namanya tetap tak diketahui sampai akhir. Ada alasan kenapa saya cuma memberi rating 2 bintang. Nggak seperti MNSL (yg kukasih 4 bintang), alur dan inti cerita novel ini sangat ringan dan menye-menye bak novel teenlit (padahal tokoh si Aku nyaris 30 tahun, lho, tp kelakuan dan sikapnya menghadapi lelaki kayak anak SMP baru mengenal cinta pertama kali). Konfliknya hanyalah di satu momen yg agak tiba-tiba, dua org cowok nyaris perfect berebut hatinya. Konflik yg cukup dangkal. Konflik minornya pun cuma ketika Putri (nyaris) melabrak Aku. Chemistry Aku-Janiel kurang menyatu. Terlalu cepat dan tiba-tiba banget kalau si Janiel bisa-bisanya jatuh cinta dg si Aku. Coba kalau kisah masa lalu Aku-Dani dan Aku-Janiel diperbanyak. Hmm tp mungkin memang penulis ingin alurnya cuma segitu :-/. Oh iya, ada juga sedikit cacat logika di bagian timeline cerita. Aku-Dani bertemu kembali setelah dua tahun Dani pindah ke Singapura. Berarti, saat Dani pergi itu, si Aku berumur 27 th. Saat itu, si Aku bilang bahwa dia dan Dani telah 7 th hidup bertetangga, berarti mereka mulai bertetangga saat Aku 20 th. Tapi, ada satu momen ketika ibu si Aku nyeletuk bhw dulu wkt kecil si Aku dan Dani pernah mandi bareng telanjang (eh maap, agak lupa, mandi atau hujan2an bareng, ya?). Eh jadi gimana caranya bs ada kenangan masa kecil mereka? Wkwk Keunggulan novel ini cuma satu: bener2 bikin delusional akan Dani. Kalau Janiel, saya merasa dia seperti karakter yg kurang utuh (?). So, that's it.

Add a review

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
We use cookies to give you the best online experience. By using our website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.